
Kuatkan Dakwah di Era Modern, Muhammadiyah Mojoroto Gelar Upgrading Da’i Muda
Kediri, 2-3 Mei 2025 — Para calon da’i muda dari Muhamadiyah wilayah Mojoroto, Kota Kediri, Pemuda Muhammadiyah Mojoroto dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah berkumpul dalam acara Upgrading Da’i Muda: Menguatkan Keilmuwan di Tengah Tantangan Zaman. Kegiatan intensif selama dua hari tersebut digelar oleh Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mojoroto Kota Kediri di Aula Panti Asuhan Muhammadiyah Putra, Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 39, pada Jumat-Sabtu (2-3 Mei 2025).
Acara ini dirancang sebagai bentuk pengembangan kapasitas bagi generasi muda yang aktif dalam dakwah, baik di masjid, sekolah, kampus, maupun platform digital. Dengan menggabungkan pendalaman ilmu agama, kemuhammadiyahan serta pelatihan keterampilan komunikasi, kegiatan ini menjadi respons strategis terhadap tantangan dakwah di era informasi yang penuh gejolak.
“Ini adalah upaya membangun da’i yang memiliki pondasi ilmu yang kuat, nalar yang baik, serta kemampuan berbicara yang handal,” informasi dari Ust. Chandra Aditya, sebagai penyelenggara program, yang merupakan Anggota PC Muhammadiyah Mojoroto Kota Kediri yang menaungi Majelis Tabligh.
Disini juga ditekankan pentingnya keseimbangan antara keilmuan otentik dan relevansi kontemporer. Da’i hari ini tak bisa hanya mengandalkan hafalan kutipan. Mereka harus mampu membaca perkembangan zaman, menyaring hoaks, merespons isu sosial dengan kepala dingin, dan menyampaikan pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Selama dua hari, para peserta dibekali materi strategis oleh sejumlah narasumber terpercaya, antara lain Ust. Ahmad Khoirudin, M.Pd.I, Ust. Ali Mursidi, M.Pd.I, Ust. Achmad Mustofa, S.S, dan Ust. Choirul Anwar, S.H. Materi yang disampaikan mencakup empat pilar utama:
- Pemahaman Keagamaan yang Mendalam: Melalui topik seperti Sejarah Islam dan Ketarjihan Muhammadiyah, peserta diajak memahami akar-akar ajaran Islam secara historis dan metodologis.
- Literasi & Nalar Kritis: Peserta dilatih untuk menyaring informasi, menghindari radikalisme, serta merespons isu-isu sensitif dalam seberapa penting da’i membaca.
- Keterampilan Komunikasi Modern: Pelatihan public speaking memberi bekal agar dakwah lebih menarik, relevan, dan mudah diterima generasi muda.
- Penguatan Mental & Spiritual: Fokus pada ketahanan mental, manajemen stres, dan spiritualitas agar da’i muda tidak cepat burnout atau terjebak dalam dakwah instan yang dangkal.
Dengan semangat tajdid (pembaruan) dan moderasi beragama, acara ini menjadi langkah nyata Muhammadiyah Mojoroto Kota Kediri dalam membentuk generasi ulama muda yang cerdas, santun dan tangguh di tengah arus zaman.